pantai gedambaan sudah berubah, tapi banyak keluhan seperti ini

Pantai Gedambaan Berubah Total, Menarik, Fasilitasnya Banyak, Tapi Masih Ada yang Mengeluhkan Ini

Bukan sekadar tanggung jawab. Namun bukti dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru melakukan pembenahan di lokasi menjadi target rekreasi.

Hanya dalam waktu beberapa bulan, wajah benda wisata Pantai Gedambaan berubah total.

Selain penataan parkir kendaraan, pedagang sampai lokasi untuk santai tetamu seperti gazebo tidak luput dari pembenahan.

Paling menarik  di sisi sebelah barat pantai gedambaan, selain terdapat miniatur mempunyai wujud hati, khusus lokasi untuk berfoto tetamu dengan nuansa pohon pinus di sampingnya.

Tidak jauh dari lokasi juga berdiri bangunan bertukiskan khas pantai gedambaan. Menambah suasana benda wisata pantai menjadi lebih hidup.

Pun perluasan area bersantai pelancong menambah suasana menjadi lebih nyaman saat bersantai, karena pelancong tidak tertumpuk di satu titik. Namun mereka bisa bersantai di titik lainnya yang terdapat gazebo.

“Berapa bulan gak ke sini ternyata banyak sekali perubahannya. Bermula dari pengontrolan parkir sampai fasilitas untuk tetamu,” ujar Nana salah seorang ibu rumah tangga tetamu pantai gedambaan.

Menurut Nana, ia terkejut melihat banyaknya perubahan di lokasi wisata pantai sarangtiung–sebutan paling dikenal pantai gedambaan–,setelah beberapa bulan tidak ke sana.

“Niat kesini ingin bersantai sambil makan makanan yang dibawa dari rumah sama keluarga,” blak-blakannya, Minggu (26/11/2017).

 

Serupa yang diungkapkan Apang, tetamu lainnya. Menurut dia, selain banyaknya perubahan berupa penambahan fasilitas bersantai tetamu. Akan namun kondisi sepanjang pantai terlihat bersih dari sampah.

Diakui dia, di lokasi wisata juga terdapat wahana Banana Boat yang disediakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk pelancong ingin menggunakan fasilitas itu.

Hanya yang diperlu menjadi perhatian, semestinya adanya area khusus atau batas antara pelancong yang berenang dengan operasi banana boat.

Disamping belum adanya lokasi khusus untuk turun dan naik bagi pelancong yang ingin menggunakan banana boat.

“Selain tempat turun naik. Seharusnyanya ada batasan area pelancong berenang dengan area banana boat. Lebih lebih lagi start dan finishnya di lokasi yang banyak pelancong mandi. Bahaya sekali,” katanya.

Ia menyarankan semestinya ada langkah  antisipasi instansi berkaitan sebelum terjadi hal tidak diinginkan.

Pengamatan di lapangan, selain tidak terdapat tempat turun naik pelancong ingin menggunakan banana boat. Mengganggu eksotika pantai karena speedboat digunakan menarik  banana booat di parkir di tengah-tengah bibir pantai.

Sedangkan di lokasi tempat parkir speedboat salah satu titik keramaian pelancong.

Sementara sampai info diturun belum didapat konfirmasi resmi pihak Dinas Kebudayaan dan Pelariwisata.

Kadis Budpar dihubungi telepon genggamnya tidak aktif.

Next Post Previous Post