Penipuan Turis Di Thailand Dan Cara Menghindarinya


Hanya untuk representasi

|

stok foto

Hanya untuk representasi

Thailand dianggap sebagai tujuan impian oleh banyak wisatawan karena kekayaan warisannya, pemandangannya yang menakjubkan, dan budayanya yang ramah. Namun, di tengah godaan tersebut, penting untuk mengetahui dengan baik penipuan wisata yang berpotensi merusak pengalaman Anda. Kiat kami dalam panduan ini akan membantu Anda menghindarinya saat Anda mengunjungi Thailand. Jadi, mari lakukan perjalanan kesadaran untuk memastikan petualangan Anda di Thailand tetap menjadi kenangan berharga tanpa kejutan yang tidak menyenangkan.

Penipuan Batu Permata

Penipuan batu permata adalah salah satu penipuan paling populer di Thailand, di mana masyarakat lokal yang menyamar sebagai penjual batu permata berlisensi menjual produk palsu kepada wisatawan. Penipuan ini biasa terjadi di Bangkok dan Chiang Mai, di mana banyak pengunjung membeli permata sebagai kenang-kenangan. Para penipu sering kali mendirikan toko di area ini, menggunakan taktik penjualan bertekanan tinggi untuk meyakinkan wisatawan agar membeli permata berkualitas rendah atau palsu dengan harga yang melambung.

Tuk-Tuk Scam

Pengemudi tuk-tuk di Thailand biasanya berkeliaran di hotel dan pusat wisata, seringkali dengan pendamping yang pandai bicara mencoba membujuk Anda untuk menemui pengemudinya. Setelah berlangsung, negosiator terampil ini akan memanfaatkan kemurahan hati dan semangat liburan Anda dengan menanyakan apakah Anda keberatan mampir ke toko atau objek wisata (sehingga mereka dapat menerima suap). Toko-toko tersebut mungkin menjual apa saja mulai dari pakaian dan perhiasan hingga makanan dan hiburan, namun kemungkinan besar barang tersebut palsu berkualitas rendah atau sekadar sampah murni.

Penipuan Meteran Taksi

Tuk tuk di Bangkok, Thailand

Penipuan ini bisa dimulai segera setelah Anda mendarat. Beberapa pengemudi taksi mengenakan biaya tambahan jika Anda tidak waspada dan sadar. Para pengemudi ini umumnya menolak menggunakan argo, meminta uang tambahan, dan mengambil rute yang lebih panjang untuk menaikkan harga tarif. Untuk menghindari penipuan ini, biasanya lebih baik menggunakan aplikasi online seperti Uber atau aplikasi taksi lokal lainnya dan kenali rutenya.

Penipuan Tertutup Atraksi

Penipuan ini sering kali dimulai dengan seseorang yang terlalu sopan menanyakan dari mana Anda berasal, berapa lama Anda akan berada di kota tersebut, apa yang ingin Anda lihat di sini, dan sebagainya. Mereka pada akhirnya akan memberi Anda berita palsu bahwa objek wisata yang akan Anda kunjungi tutup! Kemudian mereka mulai bercerita tentang saudara mereka yang bisa membawa Anda ke tempat-tempat wisata yang jauh lebih baik; Anda mungkin ingin tersenyum dan melanjutkan hidup.

Penipuan Khlong

Gambar representasional

Penipuan Khlong di Thailand terjadi ketika pengemudi kapal membebankan harga yang terlalu tinggi kepada penumpang. Pengemudi mungkin juga dengan curang mengklaim bahwa tujuan wisata yang ingin Anda kunjungi, seperti Istana Negara, tutup dan banyak berhenti, terkadang di toko atau vendor di mana mereka menerima komisi untuk mendapatkan pelanggan baru.

Hampir disana

Cara paling mudah untuk mencapai Thailand adalah melalui udara. Sebagian besar kota di India seperti Delhi, Chennai, Mumbai, Hyderabad dan Kolkata memiliki penerbangan langsung ke ibu kota Thailand, Bangkok. Meskipun bepergian melalui udara adalah cara tercepat dan ternyaman untuk mencapai Thailand, namun jika Anda menyukai petualangan, Anda dapat mengambil jalan raya trilateral India-Myanmar-Thailand melalui jalan darat.

Perjalanan Berkelanjutan

Perjalanan dan pariwisata menyumbang sekitar 8 persen emisi karbon global. Jadi daripada menyewa mobil, pertimbangkan untuk naik bus, bepergian dengan kereta api, atau bersepeda keliling kota setelah Anda tiba. Jika Anda harus menyewa kendaraan, pilih model listrik, hybrid atau kompak. Selain itu, hindari penggunaan plastik sekali pakai, terutama botol air, karena sebagian besar merupakan plastik sekali pakai. Cobalah dan bawa botol air Anda sendiri ke mana pun Anda pergi di Thailand; Anda dapat mengisi ulangnya di mana saja dari stasiun air terdekat. Ingatlah untuk menghemat air dan menghemat energi sebanyak mungkin saat bepergian.

Next Post Previous Post