Hari ke-14 – Rocky Mountain: Taman Nasional Amerika





Ada di mana ini sekarang, Kristia? Bagus banget, tuh. Wow! Bagus ini. Ini mountain range. Jadi ini kita di Pikes Peak. Ini mobilnya bisa keluar ga ini? Hari ini kami akan mengunjungi Taman Nasional Rocky Mountain. Lokasinya di utara Denver.


Rocky Mountain atau Pegunungan Rocky adalah pegunungan yang membentang sepanjang empat ribu delapan ratus kilometer dari Kanada hingga negara bagian New Mexico di selatan. Di Amerika, sebelum dibukanya jalur kereta api lintas benua di paruh kedua abad ke-19,


Pegunungan ini menjadi penghalang utama bagi penduduk di Pantai Timur Amerika yang hendak bermigrasi ke Pantai Barat untuk mencari emas. Bahkan, sanking sulitnya menggunakan jalur darat, lebih banyak orang saat itu memilih untuk naik perahu uap dari New England di Pantai Timur untuk mencapai California melalui Selat Magellan di ujung selatan Chili.


Namun bagi mereka yang mencoba melintasi Pegunungan Rocky dengan mendaki, mereka akan menemukan pemandangan luar biasa indah di pegunungan ini. Karena itulah, ketika Amerika mengembangkan sistem taman nasional, pemerintah menetapkan beberapa taman nasional di pegunungan ini, dari Glacier di Montana, Yellowstone dan Grand Teton di Wyoming, hingga Rocky Mountain dan Great Sand Dunes di Colorado.


Hari ini kami hendak mengunjungi Taman Nasional Rocky Mountain yang hanya berjarak satu setengah jam dari Denver. Kami berjalan ke arah barat laut menuju Boulder, kota pinggiran Denver yang tepat berada di kaki Pegunungan Rocky. Di kota Lyons, kami mulai menuju ke barat dan menanjak ke Pegunungan Rocky.


Kami tiba di Estes Park setelah setengah jam mendaki. Kota kecil ini berada tepat di pintu timur Rocky Mountain sehingga dijadikan sebagai kota resort untuk wisatawan yang hendak berkunjung ke Rocky Mountain. Bahkan, kota ini menyediakan layanan bis gratis ke taman nasional.


Awalnya, apabila kami tidak nyangkut di Denver karena menunggu kursi mobil, kami berencana untuk tinggal di Estes Park karena di sini tersedia banyak pilihan penginapan dari yang sangat mewah hingga yang bersahaja. Dari Estes Park juga sudah terlihat pegunungan bersalju.


Karena itu banyak juga wisatawan lokal yang mampir ke Estes Park hanya untuk bersantai dan tidak memasuki taman nasional. Taman Nasional Rocky Mountain memiliki dua pintu masuk di sebelah timur. Kami masuk melalui pintu Fall River yang lebih ke utara dan berencana pulang melalui pintu yang lebih selatan.


Dari Estes Park menuju Fall River hanya memerlukan sepuluh menit. Di loket pembayaran, kami menunjukkan kartu annual pass untuk taman nasional yang telah kami beli sebelum memulai road trip. Harganya hanya delapan puluh dolar Amerika. Begitu memasuki taman nasional, di sebelah kiri kami dapat melihat hamparan rumput luas dan terdapat beberapa rusa liar sedang merumput.


Kami juga dapat melihat moose, salah satu jenis rusa besar, di balik semak-semak. Kami lanjut menuju Trail Ridge Road, jalan yang katanya adalah terindah di Amerika. Sayangnya, jalan ditutup di Rainbow Curve Overlook. Kami parkir di sana dan menikmati pemandangan. Awas, adik. Adik! Divraeelll. Cari siapa? Lagi mau pake sepatu, Bababnya.


Lagi mau pake sepatu. Udah biarin aja! Aduh, nangis dia. Mau sama siapa? Cepetan pake sepatunya, makanya. Mau sama siapa? Mau siapa? Dari overlook setinggi lebih dari tiga ribu meter ini, kami dapat melihat lembah di bawah dimana kami melihat rusa dan juga pegunungan yang mengelilingi lembah tersebut. Taman nasional adalah surga bagi hewan liar.


Di sini dilarang keras memberi mereka makan. Meskipun sisa jalan Trail Ridge Road ditutup untuk mobil, petugas di taman mengatakan kami bisa berjalan kaki beberapa kilometer ke depan. Abangku mengambil stroller dari mobil untuk keponakanku yang kecil. Lalu kami berjalan dari parkiran di Rainbow Curve Overlook ke arah barat.


Aku mencoba untuk menaiki puncak lereng berbatu yang berada persis di samping jalan. Trail Ridge Road masih belum terlihat ujungnya. Keluargaku memutuskan untuk berjalan kembali ke parkiran. Aku dapat melihat parkiran di Rainbow Curve Overlook tempat mobil kami parkir. Setelah duduk cukup lama sambil melihat pemandangan, aku turun kembali dan berlari menyusul keluargaku.


Rocky Mountain menyediakan seratus lebih jalur pendakian baik yang hanya sekedar mengelilingi taman ataupun untuk mendaki hingga ke salah satu puncak gunung. Bila dijumlah dari jarak, ratusan hiking trail ini akan memanjang sejauh 571 kilometer. Banyak orang yang berkali-kali ke Rocky Montain karena ingin mencoba jalur yang berbeda.


Temanku pernah mengatakan, kalau ke Rocky Mountain tapi tidak mencoba jalur pendakiannya secara langsung, sama saja bohong. Karena itu aku mencari beberapa jalur pendakian pendek yang bersahabat bagi balita. Aku meyakinkan keluargaku untuk setidaknya mencoba satu jalur pendakian. Aku memilih yang paling terkenal, yakni jalur pendakian Bear Lake.


Dari parkiran, kami mengikuti jalan setapak sejauh kira-kira lima puluh meter hingga tepi danau. Jalan setapak lanjut mengelilingi danau dengan panjang loop satu kilometer. Seharusnya jalan setapak ini dapat dilewati oleh stroller dan kursi roda, tetapi karena masih banyak tumpukan salju yang masuk ke jalan setapak, keponakanku yang kecil digendong oleh abangku.


Danau yang sudah membeku! Namanya apa ini, Bey? Bear Lake Setelah satu jam mengelilingi danau, kami kembali ke mobil dan berjalan keluar taman melalui pintu selatan. Kami mengikuti rute yang sama dari Estes Park untuk kembali ke Denver. Ikuti terus perjalanan kami. Sampai jumpa! Adik! Makan apa itu, Adik? Adik? Adik mamam apa? French fries.


Ha ha. Kentang goreng.

Next Post Previous Post