wisata kalsel

 

wisata kalsel Libur panjang 2018, idul fitri, Idul Fitri 2018 mengasyikan kalau diisi dengan rekreasi bersama keluarga, kerabat atau teman-teman dekat.

Selain di luar tempat seperti di Jawa, bagi warga banua, di Kalsel juga banyak tempat-tempat wisata mangasyikan yang bisa diciptakan tempat bersantai menghabiskan waktu selama rekreasi panjang ini.

1. Amanah Borneo Park

Amanah Borneo Park (ABP) terletak di Jalan Taruna Bhakti, Palam, Banjarbaru.

Ada rumah terbalik, jadi spot andalan bagi pecinta selfie, didalam bangunan terbalik berlantai dua itu ada 19 spot foto unik.

Wahana lama seperti arena tangkap ikan , taman kelinci , taman lalulintas, sepeda Udara, flying fox, jembaran goyang sambut musim rekreasi ini makin dipermanis.

Saat idul fitri nanti pun ada diramaikan bazar, ada permainan ketangkasan dan jual makanan minuman sampai merchandise.

Wahana baru lainnya, ada splash park wahana air, rumah terbalik , Arena atv atau ATV dewasa, permainan ketangkasan, Playground.

Ada pula Arena atv, sudah disiapkan lintasan menantang dan pasti kocok andrenalin sepanjang 200 meter.

Banyak tikungan , estimasi bagi yang sudah pintar mengendarai ATV 15 menit bisa delapan lap.

2. Bukit Mawar

Bukit Mawar makin ramai jadi perbincangan pengguna internet.

Dari analisis BPost Online, Jumat (22/9/2017), rute menuju lokasi tidak terlalu susah, cukup melalui Gunung Kupang menuju arah Desa Kiram, Karangintan, Kabupaten Banjar.

Tiap persimpangan jalan ada saja penunjuk arah menuju Desa Kiram dan Gunung Mawar.

Bertanya ke masyarakat setempat pun dengan ramah akan memamerkan arah menuju Gunung Mawar. Dari Banjarbaru paling sekitar satu jam perjalanan.

Persediaan bensin semestinya memenuhi, kondisi kendaraan juga seperti ban juga semestinya diperhatikan.

Setidaknya untuk menuju area perbukitan sampai ke puncak bukit mawar akan melewati  dua desa yakni Desa Kiram dan Desa Kiram atas.

Setelah lewati Desa Kiram atas perjalanan semestinya ekstra hati-hati, cukup ekstrem karena jalan tanah terjal dan curam.

Hutan dan kebun karet jadi pemandangan yang dominasi, akan melalui sungai dengan air sejuk. Menurut cerita kalau air tengah deras cocok untuk olahraga arung jeram. Potensi wisata Desa Kiram tentunya layak  diekslorasi.

Di puncak Gunung Mawar berdiri megah vila dengan pendopo-pendopo lengkap dengan teras yang menghadap bukit. Sungguh anggun, sepanjang mata memanjang hanya bukit hijau tinggi.

3. Bukit Matang Kaladan

Bukit Matang Kaladan berada di kawasan Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar KalseL, Sabtu (14/9/2017) tengah hari.

Untuk bisa menuju ke puncak Bukit Matang Kaladan ini memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke puncak dengan sudut kemiringan sekitar 60 derajat.

Dari puncak Bukit Matang Kaladan ini, tetamu disuguhkan dengan pemandangan dari pulau-pulau kecil juga dengan pemandangan Waduk Riam Kanan yang menjadi pemandangan paling favorit para tetamu.

Karena keindahan yang disajikan, pun para tamu ini ada yang memberikan penyebutan sebagai Raja Ampatnya dari Kalimantan Selatan.

Waktu yang tepat untuk menikmati keindahan pemandangan di Bukit Matang Kaladan ini ketika matahari terbit, karena sahabat akan bisa melihat matahari terbit yang demikianlah itu anggun dari puncak bukit ini.

Selain diperbolehkan mendirikan  tenda, tetamu pun juga bisa membawa hammock untuk bersantai di atas bukit ini.

Tetamu akan diminta membayar uang retribusi sebanyak Rp 3000/ orang di pos.

4. Snorkeling di Pantai Angsana

Tempat rekreasi di Sungai Danau, Kabupaten Tanahbumbu ini sudah jadi wisata favorit setiap tahun.

Tetamu bisa bermain di pantai atau snorkeling, melihat keindahan alam bawah laut.

Tiket masuk Rp 3.000 dari Pemda, Rp 2.000 dari desa yang total sebelumnya Rp 5.000. Dengan adanya asunsi jiwa, maka dari itu dari itu akan ditambah Rp 1.000 untuk asuransi sehingga totalnya Rp 6.000.

Tiket masuk di luar biaya sewa perahu dan alat snorkeling untuk wisata alam bawah laut.

5. Bamboo Rafting di Loksado

Tempat pegunungan Loksado di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, menyimpan keindahan alam tersendiri.

Wisata paling terkenal di sini adalah bamboo rafting atau melintasi sungai dengan rakit bambu.

Kawasan ini dibelah oleh Sungai Amandit yang berair jernih dan tenang. Di sini banyak perkampungan tradisional suku Dayak.

Daerahnya hijau dikelilingi banyak bukit dan hutan belantara. Hawanya pun tergolong sejuk dan menyegarkan.

Banyak warga setempat yang bermata pencarian menyewakan rakit-rakit bambu untuk para tamu yang akan melintasi sungai itu.

Untuk penginalan biasa satu kamar bisa diisi sampai enam orang berkisar Rp 300.000.

Untik rakit disewakan sekitar Rp 300.000-Rp 350.000, untuk bisa sekenyangnya melintasi keindahan Sungai Amandit.

6.  benda wisata Puncak Halinjuangan dan Bukit Palawan

Tempat benda wisata baru yang mulai muncul di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus menarik  magnet para tamu.

Seperti benda wisata Puncak Halinjuangan dan Bukit Palawan di Desa Mawangi Kecamatan Padang Batung, HSS ini menjadi target rekreasi baru yang mulai ramai tetamu.

Munculnya benda wisata baru ini disikapi serius oleh Dinas Pariwisata dan Olahraga Hulu Sungai Selatan (HSS).

Sekadar diketahui, wisata puncak Halinjuangan berada di Jalan Brigjen H Hasan Basri RT 02 Desa Mawangi Kecamatan Padang Batung.

Benda wisata baru dirintis oleh pemuda karang taruna Rajawali Muda Desa Mawangi. Jabatannya dari Ibu kota HSS, Kandangan tidak terlalu jauh. Jaraknya sekitar 14 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30 menit berkendara dengan perjalanan yang santai.

Setelah sampai di bawah bukit, para pengelola  wisata baru ini sudah menyediakan tempat parkir yang aman. Sesudah itu, tetamu bisa melakukan perjalanan ke Puncak Halinjuangan.

Karcis masuk menuju lokasi puncak relative relatif murah yakni Rp 3 ribu dan untuk biaya parkir kendaraan Rp 3 ribu untuk satu sepeda motor.

Perjalanan menuju puncak tentunya perlu perjuangan. Jalanan menanjak dengan tipe kemiringan sekitar 30 derajat, 45 derajat sampai 60 derajat semestinya dilalui.

Untuk menuju puncak Halinjuangan tidak terlalu lama. Kalau kondisi fisik kuat, sekitar 20 menit perjalanan untuk menuju puncak sudah sampai.

Jalan menuju puncak juga sudah ditata cukup baik. Oleh para pemuda karang taruna, dibuatkan jalan berundak-undak.

Tentunya, saat hujan kondisi jalan cukup licin karena masih berupa tanah asli. Oleh pengelola  disiasati dengan dibuatkan pagar bambu sederhana sebagai pegangan.

Rasa lelah perjalanan akan terbayar sesampainya di puncak Halinjuangan. Sahabat akan disuguhkan pemandangan alam pegunungan.

Lebih lebih lagi dipuncak dibuatkan tempat berupa rakitan bambu yang menyerupai jukung. Terinspirasi dari jurang tembelan di Yogyakarta. Dari tempat inilah akan didapatkan suasana yang anggun untuk berpose.

Selain itu, tidak jauh dari lokasi ini sekitar 50 meter ada wisata Batu Tatungau, pondok cinta dan pondok dua hati.

7. Berendam Air Panas di Desa Murung HST

Wisata kolam pemandian air panas terletak di Desa Murung B Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah.

Ada empat kolam, yang sejak dibangun pemerintah tempat, terdapat di lokasi itu.

Kolam itu, pertama untuk pendinginan, kolam kedua untuk pengobatan, dan kolam ke empat untuk pembersihan.

Tiga kolam itu kepunyaan kadar panas yang berbeda. Sedangkan kolam ke empat, biasanya juga untuk pembersihan, yang jabatannya terpisah dari tiga kolam lainnya. Sayang, benda wisata itu tidak tertata rapi.

Tidak ada taman, atau tanaman hias di sekitarnya, sehingga terkesan masih di tengah hutan.

Informasi yang didapat dari warga sekitrar, tingkat kunjungan ke lokasi benda wisata itu pun, semakin hari semakin menurun.

Lebih lebih lagi, memasuki wisata itu ada tiga pungutan, dua pungutan di antaranya tanpa karcis, sehingga dianggap pengujung pungutan liar.

8. Meniti jembatan ekstrem penghubung dua bukit: Jembatan Gantung Desa Nateh

Jembatan di Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah jadi sasaran wisata anak muda.

Dua bukit, yang jaraknya cukup berjauhan, dihubungkan dengan sebuah jembatan gantung yang desainya demikianlah itu eksotis.

Dilansir indonesia.tripcanvas.co.id, pemandangan anggun khas perbukitan hijau dan sungai dengan aliran air yang menyegarkan juga dengan bebatuan besar panorama yang tiada duanya.

Dari Kota Barabai menuju Desa Nateh berjarak sekitar 30-35 kilometer dengan waktu tempuh lebih kurang 45 menit sampai 1 jam.

9. Goa Singa Batu Bini HST

Benda wisata Goa Singa yang terletak di bawah bukit batu bini Desa Batu Bini Kecamatan Padang Batung, Hulu Sungai Selatan (HSS) cukup menjadi kekuatan tarik para tamu.

Jalan masuk yang mudah dan berada di pinggir jalan utama menuju benda wisata Loksado menjadi lokasi ini mudah untuk dikunjungi.

Akan namun, cukup disayangkan. Banyak tangan-tangan para tetamu yang usil dengan mencoret dinding goa dengan berbagai tulisan .

Sejarah adanya Goa Singa sendiri cukup susah untuk dicari referensinya. Dalam goa ini terdapat beberapa patung yang mempunyai wujud singa, kera dan manusia.

Di beberapa dinding goa juga terdapat ukiran dari batu tentang berbagai versi hewan. Pun, sebelumnya juga ada tempat tidur dari batu.

Pengelola  goa singa ini mengatakan bahwa pihaknya tidak mengatahui persis kisah asal mula adanya goa singa.

Akan namun, berdasarkan cerita turun temurun bahwa kisah goa singa itu berkaitan dengan kisah batu bini dan batu lelaki. Kisahnya seperti kisah maling kundang.

Legenda ini cukup terkenal di KabupatenHulu Sungai Selatan. Legenda ini menceritakan tentang Diang Ingsun dan Angui anaknya. Ceritanya sama seperti Malin Kundang menceritakan anak yang durhaka pada orang tuanya.

Masyarakat di sana percaya bahwa gunung batu bini dan batu lelaki merupakan kapal angui dan istrinya yang berubah menjadi batu karena dikutuk oleh Diang Insun, sampai terbagi jadi dua yaitu batu bini dan batu lelaki.

Kedua batu ini terpisah oleh sungai yang mengalir yang saat ini dikenal dengan sungai amandit. Sementara gua batu bini yang mana juga dikenal goa singa, terdapat kera dan singa yang berubah jadi batu.

10. Menikmati sunset dan terumbu karang Pantai Birahbirahan

Di pulau Birahbirahan tetamu bisa menikmati alam bawah laut.

Untuk menikmati alam bawah laut, Pantai Birahbirahan memiliki kondisi air yang total. Untuk snorkeling dan diving, kondisi airnya jernih, dan terumbu karangnya juga variatif serta anggun seperti dilansir indonesia.tripcamvas.co.id.

Ingin menyalurkan hobi memancing? Boleh juga. Ada beraneka ragam ikan kecil yang bisa Sobat dapatkan, atau pun hiu dan ikan pari. Jika beruntung, Sobat juga bisa menyaksikan lumba-lumba, lho!

Sementara untuk menikmati panoramasunset, Sobat tidak perlu semestinya meninggalkan pantai karena jabatannya tepat banget untuk mendapatkan sensasinya. Top banget!

Lokasi: Pulau Laut Gugusan pulau, Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan.

Dari pusat Kota Baru, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Tanjung Lalak, Kecamatan Pulau Laut Selatan selama empat-lima jam, sampai Dermaga Kenyamukan. Perjalanan dilanjutkan dengan menyewa perahu nelayan selama delapan jam dengan ongkos sewa Rp800.000 per perahu dengan kapasitas 25 orang.

 

Next Post Previous Post